TINGKATKAN KINERJA PENELITIAN DOSEN, LPPM UM SURABAYA ADAKAN COACHING CLINIC

Peningkatan kinerja penelitian dosen menjadi salah satu fokus perhatian lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya). Hal ini tidak lepas dari tanggung jawab yang diemban oleh LPPM dengan peningkatan kluster ke tingkat utama, dari tahun sebelumnya pada tingkat madya. Alasan inilah yang mendasari diadakannya Workshop dan Coaching Clinic Penyusunan Hibah Penelitian Ristek/BRIN Tahun Anggaran 2021, Senin (24/2/20202).

Acara yang diselenggarakan di gedung At Tauhid Lt 11 Ruang 11.01 tersebut, dibuka oleh Wakil Rektor 1 Dr. Aziz Alimul Hidayat, S.Kep,Ners., M.Kes dan di ikuti oleh dosen yang terkategori eligible untuk mengambil hibah penelitian. Dalam sambutan pembukaan, selain mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh LPPM, wakil rektor 1 juga mendorong para dosen untuk menindaklanjuti kegiatan workshop dan coaching clinic ini dengan menyusun proposal hibah penelitian dengan kuantitas yang ditargetkan oleh LPPM. Wakil rektor 1 juga mengingatkan tentang pentingnya fokus penelitian pada penelitian tepat guna, yang kebermanfaatannya bisa dirasakan,baik di lingkungan universitas Muhammadiyah sendiri, maupun masyarakat secara luas. Untuk itu sangat penting, menumbuhkan budaya meneliti di kalangan dosen. Lebih lanjut, Dr. Aziz Alimul Hidayat  mengatakan, kepekaan dalam menangkap isu-isu strategis dalam masyarakat sangat dibutuhkan dalam penyusunan proposal penelitian. Pernyataan ini  tak lepas dari kebijakan pemerintah yang menekankan pentingnya roda pembangunan mampu ditopang oleh tekhnologi tepat guna yang dihasilkan dari dana hibah penelitian dan pengabdian  yang digelontorkan pemerintah melalui Kemenristekdikti.

Senada dengan wakil rektor 1, kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dr. Sujinah, M.Pd.  juga menekankan pentingnya budaya akademik yang konstruktif termasuk budaya meneliti di lingkungan dosen universitas Muhammadiyah tumbuh secara positif. Integrasi antara penelitian, pengabdian dan pembelajaran akan sangat berpengaruh pada kompetensi mahasiswa dalam menangkap perubahan yang ada di masyarakat.

Dr. Dra. Salviana Darvina Soedarwo, M.Si., dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang hadir sebagai pemateri di acara tersebut menekankan pada kepatuhan dosen pada tata aturan yang telah ditentukan dalam penyusunan proposal penelitian. Menurut Dr. Dra. Salviana, pada beberapa kasus gagalnya proposal untuk lolos hibah penelitian sebagian disebabkan karena masalah administratif yang tidak dipenuhi oleh peneliti. Menurut reviewer nasional tersebut, penting bagi peneliti untuk memahami karakteristik masing-masing skim penelitian agar substansi penelitian (bidang fokus) dan luaran yang dihasilkan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh kemenristekdikti.

Acara pemberian materidalam workshop dan coaching clinicselanjutnya diteruskan dengan kegiatan pendampingan dan konsultasi proposal penelitian dosen. Kegiatan ini dilakukan dengan harapan,agar proposal penelitian yang diusulkan bisa dikoreksi dan evaluasi, sehingga  mampu memperluas peluang untuk  lolos hibah penelitian dan  memenuhi target yang diharapkan oleh LPPM.(apr)