Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa merupakan suatu proses penerapan keilmuan teoritik yang diperoleh selama proses perkuliahan di Perguruan Tinggi untuk memberi pengalaman nyata di lapangan, pemantapan keahlihan, menambah wawasan, dan memupuk keterampilan pada bidang studi yang ditempuhnya, sehingga mahasiswa memiliki life skill dalam penerapan keilmuan di masyarakat secara luas.

Saat ini Universitas Muhammadiyah Surabaya dalam hal ini Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat KKN di Negara Kamboja. KKN Internasional ini bertujuan untuk menambah wawasan internasional mahasiswa agar nantinya lebih siap dalam memasuki dunia kerja. Selama kuliah, mahasiswa harus memiliki pengalaman ke luar negeri, maka KKN Internasional ini merupakan momentum bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman tersebut. Kegiatan ini berlangsung selama 1 bulan di  desa daerah kamboja, dalam hal ini kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa meliputi mengenalkan budaya – budaya Indonesia seperti permainan tradisional Indonesia, Bahasa Indonesia, pendidikan multikultural dan festival makanan kuliner khas Indonesia. Namun, dalam pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa ini objek sasarannya fokus terhadap suku minoritas.

Kepala LPPM Dede Nasrullah, S.Kep., Ns., M.Kep menyampaikan bahwa KKN yang kami lakukan ini bentuk sumbangsih terhadap dunia. Karena permasalahan yang dialami ummat manusia khususnya kaum minoritas tidak hanya di indonesia. Tetapi di negara tetangga juga memiliki permasalahan seperti kaum minoritas di  kamboja. Oleh karena itu, selain bertujuan melatih kepedulian mahasiswa, ini juga komitmen kampus kami terhadap dunia. Masih banyak suku minoritas di berbagai negara, seperti Malaysia, Kamboja, Afrika dll. Kedepannya kami juga akan melakukan KKN di Negara Asia lainnya.

Rektor UMSurabaya Dr. dr Sukadiono, MM menyambut dengan baik kedatangan mahasiswa KKN International yang dilaksanakan Kamboja ini, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sumbangsih UMSurabaya kepada masyarakat di luar negara Indonesia.  selain itu juga kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya UMSurabaya membekali mahasiswanya dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Beliau menyampaikan kerjasama ini dilanjutkan dengan negara – negara lainnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa KKN.

Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa KKN ini juga merupakan bentuk komitmendan dukungan terhadap Muhammadiyah dalam pengembangan dakwah di dunia internasional. “ Kegiatan yang dilakukan di kamboja ini sebenarnya juga bisa sebagai pengembangan dakwah terhadap kaum minoritas yang selama ini dilakukan oleh Muhammadiyah. Spirit kepedulian KH.A.Dahlan perlu dihadirkan pada zaman modern sekarang terhadap dunia internasional. Kaum minoritas tersebut perlu disentuh dan di muliakan, karena siapa lagi yang akan peduli terhadap mereka kalau bukan kita dan umsurabaya”.Imbuhnya,